Dari Cedera Berulang ke Panggung Kejayaan
Ilkay Gündoğan, seorang
gelandang berbakat yang sering dilanda cedera, telah melalui perjalanan karier yang penuh liku hingga akhirnya menjadi kapten dan meraih berbagai prestasi gemilang. Lahir pada 24 Oktober 1990 di
Gelsenkirchen, Jerman, Gündoğan memulai karier profesionalnya bersama
1. FC Nürnberg sebelum bergabung dengan
Borussia Dortmund pada 2011. Di Dortmund, ia berperan penting dalam meraih gelar
Bundesliga 2011/2012 dan mencapai final
Liga Champions 2013.
Awal Karier: Dari Nürnberg ke Borussia Dortmund
Namun, perjalanan Gündoğan tidak selalu mulus. Cedera punggung serius pada 2013 membuatnya absen selama lebih dari setahun, mengancam kelanjutan kariernya. Meski demikian, determinasi dan kerja keras membawanya kembali ke lapangan. Pada 2016,
Manchester City merekrutnya sebagai pemain pertama di era
Pep Guardiola. Di City, Gündoğan kembali menghadapi tantangan cedera, termasuk masalah ligamen lutut yang membuatnya absen panjang.
Menjadi Kapten dan Mengangkat Trofi Liga Champions
Terlepas dari hambatan tersebut, Gündoğan terus menunjukkan kualitasnya. Pada musim 2022/2023, ia terpilih sebagai kapten Manchester City melalui pemungutan suara internal tim, menggantikan
Fernandinho yang hengkang. Sebagai kapten, ia memimpin tim meraih gelar
Premier League tiga kali berturut-turut dan mengangkat trofi
Liga Champions pertama bagi klub pada 2023. Gündoğan mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian ini, menyatakan bahwa memenangkan trofi tersebut secara beruntun adalah sesuatu yang luar biasa.
Babak Baru di Manchester City
Pada 2023, Gündoğan juga dipercaya menjadi kapten
tim nasional Jerman, memimpin hingga
Euro 2024. Setelah turnamen tersebut, ia memutuskan pensiun dari sepak bola internasional dengan catatan
82 penampilan dan 19 gol. Keputusan ini diambilnya setelah mempertimbangkan kondisi fisik dan mentalnya, menyadari bahwa tubuh dan pikirannya membutuhkan istirahat.
Kembali ke Manchester City
Setelah semusim bersama
Barcelona pada 2023/2024, Gündoğan kembali ke Manchester City pada Agustus 2024 dengan
status bebas transfer. Ia menyatakan bahwa kembali ke City terasa seperti pulang ke rumah dan siap memberikan kontribusi maksimal bagi tim.
Kisah Ketekunan dan Keberhasilan
Perjalanan Ilkay Gündoğan adalah bukti nyata bahwa dengan ketekunan dan semangat juang, seseorang dapat mengatasi rintangan dan mencapai puncak karier, bahkan setelah menghadapi berbagai tantangan cedera.
Posting Komentar